Silahkan Mencari !!!

Info!!!

kelanjutan fan fiction & recap drama semua ada di blog q yang baru
fanfic : www.ff-lovers86.blogspot.com
recap : www.korea-recaps86.blogspot.com
terima kasih...

Selasa, 31 Agustus 2010

Pastikan Dia Jangan Menunggu (Part 2)

glitter-graphics.com

Title : Pastikan Dia Jangan Menunggu
Author : Sweety Qliquers
Genre : Romance
Episodes : 7 Part (Part 2 “Cintakah Dia?”)
Production : www.korea-lovers86.blogspot.com
Production Date : 16 Agustus 2010, 03.44 PM
Cast :
Lee Min Ho
Son Ye Jin
Yoon Eun Hye
Song Hye Gyo
Rain Bi


Pastikan Dia Jangan Menunggu
Created By Sweety Qliquers

Part 2
Cintakah Dia?


"Nanti ke rumah Lee Min Ho?"

"Mungkin. Kenapa?"

Rain Bi mengeluarkan amplop coklat dari dalam ranselnya. "Titip ini buatnya. Dan ingatkan dia, Son Ye Jin. Wisudanya bulan depan. Dia harus datang mengurus administrasi. Jangan lupa bawa foto."

"Oke."

"Terima kasih." Rain Bi melambai sambil menjauh.

"Kenapa harus kau yang merawat bayi besar itu?" tanya Song Hye Gyo setelah Rain Bi berlalu. "Mengingatkannya makan. Bahkan sekarang mengingatkan untuk acara wisudanya. Sementara dia sendiri tidak ingat apa-apa selain melukis."


"Bayi besar yang mana?"

"Tentu saja Lee Min Ho! Siapa lagi?"

"Oo." Son Ye Jin tersenyum manis. Kalau bukan aku, siapa lagi? Lagipula, Kak Lee Min Ho banyak membantuku."

"Kimia?" Song Hye Gyo mencibir. "Sebenarnya tanpa dia pun kau bisa."

"Biar saja. Kak Lee Min Ho toh tidak keberatan."

"Apa yang kau cari darinya, Son Ye Jin?"

"Tidak ada."

"Kau tidak sedang jatuh cinta padanya, kan?"

"Tidak!"

"Kau terlalu cepat menjawab."

Jatuh cinta? Son Ye Jin bahkan tidak pernah memikirkan itu. Dia hanua merasa senang berada di dekat Lee Min Ho.

"Apa dia tidak terlalu tua untukmu, Son Ye Jin?"

"Kau ini bicara apa, sih?!" Son Ye Jin mendelik. Mulai sebal dengan Song Hye Gyo yang nyinyir.

"Aku hanya kasihan melihatmu. Selama ini selalu kau yang menghampirinya. Memperhatikannya. Apa dia pernah bertindak sebaliknya?"


Son Ye Jin terdiam. Memang tidak pernah, jawabnya dalam hati.

"Aku tidak menuntut apa pun," sanggah Son Ye Jin. Tapi dia tahu hatinya tidak yakin.

"Kau tidak jujur."

"Jangan bicara lagi, Song Hye Gyo!"

"Kalau kau menghindar terus, semua bisa terlambat. Dia terlalu tua untukmu. Kau bahkan baru duduk di semester pertama sementara Lee Min Ho sudah lulus."

"Kami cuma berbeda lima tahun!"

"Lebih baik mencari yang seumur denganmu. Yang mendekatimu banyak, Son Ye Jin. Untuk apa mengejarnya terus kalau dia tidak mencintaimu?"

"Aku tidak bilang aku jatuh cinta padanya."

"Suatu saat pun kau pasti sampai pada kesimpulan itu."

Benarkah?

"Son Ye Jin, aku bisa bicara seperti ini karena aku mengenal Lee Min Ho dengan baik. Aku sudah berteman dengannya sejak dulu. Bahkan saat dia masih bersama Yoon Eun Hye. Dia sangat mencintai gadis itu."

"Aku tahu."

"Bahkan mungkin sampai sekarang," lanjut Song Hye Gyo hati-hati. "Kukatakan ini karena aku tidak mau kau terperangkap. Kau teman baikku, Son Ye Jin. Aku tidak mau melihatmu terluka tanpa ada yang bisa kulakukan."

Lalu dia harus apa?!

Son Ye Jin bahkan tidak tahu harus bagaimana. Dia bahkan tidak tahu apa benar dia jatuh cinta pada Lee Min Ho, seperti yang dikatakan Song Hye Gyo? Namun hati kecilnya membenarkan sebagian besar yang dikatakan Song Hye Gyo.

Apa dia harus mencoba menjauh dari Lee Min Ho, sekedar mencari tahu apa Lee Min Ho peduli padanya? Lalu bagaimana kalau ternyata Lee Min Ho memang tidak mencarinya, kalau ternyata bagi pria itu seorang Son Ye Jin memang bukan apa-apa?

Son Ye Jin tidak berani membayangkan.

Dia bahkan tidak berani memikirkannya.

Bersambung…

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar