Silahkan Mencari !!!

Info!!!

kelanjutan fan fiction & recap drama semua ada di blog q yang baru
fanfic : www.ff-lovers86.blogspot.com
recap : www.korea-recaps86.blogspot.com
terima kasih...
Tampilkan postingan dengan label Wish A Upon Star. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wish A Upon Star. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 September 2010

Wish A Upon Star (Episode 8)

Pal Kang dan Kang Ha, keduanya masih dalam tahap emosional tinggi. Mereka saling melotot satu sama lain. Pa Rang ketakutan, ia menangis keras, Pa Rang memohon pada Kang HA agar mengampuni kakaknya, ia berkata kakaknya tidak tahu apa yang dilakukan dan tidak sengaja menampar KAng Ha. Pa rang mohon agar Kang Ha tidak mengusir mereka dari rumah.

Raut muka Kang HA berubah sedikit dan ia pergi. Dalam kamarnya, Kang Ha mengingat semua kejadian tadi dan ia ingat Pal KAng memanggilnya, si Brengsek tanpa hati.

Pa Rang menangis dan tanya jika mereka diusir karena dirinya apa yang akan terjadi nanti? Pal Kang mencoba mendiamkan dan menenangkan adiknya, dan ia memutuskan menemui Kang Ha. Pal Kang masuk dan minta maaf karena sudah marah dan tanya apa pipi Kang Ha sakit karena tamparannya. Kang Ha menjawab dengan sarkastis, "Si Brengsek tanpa hati ini perlu tidur, jadi tolong keluar." Respon Kan Ha membuat Pal Kang merasa Kang HA sudah tidak terlalu marah lagi.


Karena saat Pal Kang berjanji akan membuat sarapan lengkap untuknya besok pagi dan bukan hanya sarapan ala Barat yang lebih simpel (sandwich, roti bakar, selai ) Kang Ha langsung berkata, "Dan jangan memecahkan kuning telurnya saat digoreng!"

Pal Kang merasa bingung tapi ia tahu Kang Ha tidak marah lagi.

Ju Hwang mendapat upah 20 ribu won atau Rp 200 ribu di hari pertama ia kerja di PC room, dan ia keluar dengan senang. Di luar ia dicegat oleh 3 orang temannya yang lebih besar, mereka berkata lebih baik uang Ju Hwang dititipkan pada mereka saja. Ju Hwang tahu mereka memerasnya dan ia mencoba lari, tapi ditangkap oleh ketiga anak itu dan ia ditendang lalu mereka mencuri uang Ju Hwang.



Sambil menahan tangisnya, Ju Hwang pulang ke rumah dan mencoba menyembunyikan lukanya dari Pal Kang. Kakaknya tanya bagaimana Ju Hwang bisa terluka, ia bertanya apa Ju Hwang sudah berkelahi. Ju Hwang yang sedang kesal, marah dan berteriak pada kakaknya lalu lari keluar dari pintu depan. Kang Ha melihat kejadian itu dari lantai 2.



Jae Young mabuk dan Jun Ha mengantarnya pulang. Jae Young merasa ia bodoh sekali karena sudah ditolak Kang Ha beberapa kali. Jae Young bersandar pada Jun Ha, Jun Ha melepaskan Jae Young dan pergi. Jae Young berkata, "Pasti akan lebih menyenangkan jika itu adalah kau. Kau baik sekali. Tapi mengapa bukan kau?"

Jun Ha berkata dengan berat, "Kau pasti sudah sangat mabuk sehingga berkata hal2 remeh."


Kang Ha keluar, ia tahu Ju Hwang ada di luar kedinginan. Kang Ha menyuruh Ju Hwang masuk. Karena Ju Hwang tidak punya uang, tidak seharusnya Ju Hwang lari. Ju Hwang pulang saja, daripada merendahkan imagenya.

Ju Hwang berkata dia bukan anak dengan image seperti itu. Ju Hwang adalah anak yang termasuk paling kecil di sekolah, itulah mengapa anak2 mengganggunya. Ju Hwang tidak punya kekuatan. Dia mengaku bahwa ia kerja di PC room dan ia dirampok teman kerjanya sendiri.

KAng HA berkata bahwa mempunyai kekuatan tidak ada hubungannya dengan tinggi badan, dan tanya mengapa Ju Hwang tidak mengatakan yang sebenarnya pada kakaknya. Ju Hwang menjawab, tidak akan ada gunanya. Ju Hwang lalu masuk, dan Kang Ha berkata, "Kau bukan anak tanpa kekuatan."

Jun Ha pulang dan ia melihat saat Kang Ha dan Ju Hwang ngobrol. Lalu komentar, "Sekarang kau bahkan ngobrol dengan anak-anak. Kau berubah banyak." Kang ha membela diri, "Keluarga itu yang terus saja berbicara dengan aku." Jun Ha membalas, "Tidak seperti dirimu, sekarang kau membuat alasan."


Malam itu anak2 tidur dengan rapat, mereka saling menjaga agar Pa Rang tidak pergi ke mana-mana. Paginya, Kang Ha bangun dan ia meraba tempat dimana Pa Rang biasa tidur, ia tidak menemukan Pa Rang. Ekspresi Kang Ha agak aneh, kecewa tidak, senang juga tidak.

Tae Kyu terbangun dengan panik, ia menemukan wanita di sisinya dan wajahnya penuh lipstik!. Tae Kyu ketakutan, mengapa ia ada di sini? Mengapa wanita ini disini? Wanita itu mengingatkan Tae Kyu, "Kita sudah setuju untuk menikah."



Tae Kyu ketakutan, dan merasa ia sudah mengkhianati Pal Kang, "Tidak! Sayang, maafkan aku!"

Tiba di rumah, Tae Kyu bergabung dengan keluarganya di dapur. Jun Ha (karena memang ini rencananya) dengan terus terang tanya mengenai wanita yang ditemui Tae Kyu dan rencana pernikahan mereka. Tae Kyu mencoba menutup mulut pamannya, ia pikir Pal Kang akan marah, sebaliknya Pal Kang justru mengucapkan selamat. Cho Rok, justru ngambek. Ia marah berat. "Aku tidak tahu kalau kau adalah pria seperti itu! Pengkhianat!"



Untuk berbaikan, Tae Kyu mentraktir anak2 pizza dan ayam goreng. Anak2 yang lain dengan senang menyantapnya, tapi Cho Rok tidak mau makan, ia duduk membelakangi Tae Kyu, dan Tae Kyu minta Cho Rok memaafkannya.

Tae Kyu malu terhadap dirinya sendiri dan ia berkata pada Cho Rok bahwa ia juga tahu perasaan Cho Rok, tapi Tae Kyu mengingatkan Cho Rok untuk "mencintai orang berdosa dan membenci dosanya." Bwa haha Sambil berlutut, Tae Kyu berkata bahwa Cho Rok adalah satu2 nya harapannya. Akhirnya Cho Rok dengan menggerutu berkata, "Jika kau mengecewakan aku lagi, aku bahkan tidak akan memanggilmu kakak."



Upacara pemakaman untuk ayah klien Pal Kang sudah berakhir. Klien Pal Kang mengucapkan terima kasih atas semua bantuannya. Pal Kang berharap ia bisa ikut ke penguburannya, tapi klien Pal Kang berkata Pal Kang sudah banyak membantu, dan ia akan mengatakan pada sepupunya mengenai Pal Kang, ia harap Pal Kang mau mampir dan menawarkan asuransi pada sepupunya. (nah..asyik kan..ada prospek nih..)

Pal Kang mengucapkan terima kasih atas kebaikannya, dan langsung ke RS untuk menjenguk ibu kliennya. Pal Kang duduk dekat wanita tua itu, yang menangis lagi karena ia tidak bisa menghadiri penguburan suaminya.


Pal Kang berusaha menghibur wanita itu dan ia menyanyikan lagu yang sudah ia latih, lagu yang selalu ditanyakan wanita itu. Kang Ha melihatnya dari jauh, ia habis menjenguk Presdir Jung. Wanita itu justru menangis sedih karena lagu itu mengingatkannya pada almarhum suaminya. Pal Kang langsung mengganti lagunya dengan yang lebih ceria.

Tidak seperti biasanya, Kang Ha saat melihat Pal Kang keluar dari RS, meminggirkan mobilnya dan menawarkan tumpangan, tapi ia berkata dengan menggerutu, "Ayo masuk, apa kau mendengarku?" Pal Kang heran sampai menggaruk-garuk kepalanya. Ia masuk dan masih bertanya-tanya.

Tiba-tiba perut Pal Kang sakit dan ia minta Kang Ha menghentikan mobilnya. Pal Kang tidak bisa menuggu sampai di rumah. Ia perlu toilet sekarang. Kang Ha mengomel tentang keluarga Jin dan insiden perutnya. Pal Kang membalas, ya kau harus berbagi toilet dengan 6 bersaudara, coba saja.



Sementara Kang Ha menunggu di mobil, ia merasa ada yang aneh. Kang ha mengendus- endus, ia menemukan sumbernya...popok baby Nam perlu diganti. Kang Ha tidak bisa menunggu Pal Kang karena ia tidak tahan baunya. Kang Ha gila kebersihan jadi ia tidak tahan melihat popok baby Nam kotor.

Popoknya ada poop-nya :) dan Kang Ha berusaha menggantinya dengan popok baru. Dalam prosesnya jari Kang Ha terkena poop (iyeww), yang lalu mengenai kemejanya dan membuat Kang Ha sangat jijik.

Pal Kang kembali ke mobil dan Kang Ha menyuruhnya beli sabun untuk cuci tangan karena sabun di toilet tadi habis. Mereka tidak punya uang tunai, maka Kang Ha memberikan kartu kreditnya. Pal Kang berkata masa beli sabun pakai kartu kredit, bagaimana kalau beli susu formula sekalian, Kang Ha bisa memotong dari gajinya.


Ketika Pal Kang kembali dengan sabun, Kang ha mencuci tangannya dan berniat membuang kemejanya. Pal Kang merasa itu pemborosan, ia berkeras mencuci kemeja Kang Ha dan mengeringkannya dengan pengering tangan. Pal Kang tidak bisa mengeringkan dengan tuntas maka kemeja Kang Ha sedikit lembab. Tapi Pal Kang berkata bajunya akan kering dengan sendirinya.



Sayangnya, ketika mereka kembali ke mobil, mobilnya hilang. Mereka lapor polisi, mereka tidak berharap banyak, karena Pal Kang meninggalkan kuncinya di dalam mobil, ia pikir mereka akan segera kembali. Ini seperti minta pada pencuri untuk mengambil mobil mereka. Kang Ha hanya bisa menatap dengan marah saat polisi itu salah mengira mereka adalah suami isteri.

Pal Kang merasa menyesal lalu berkata, "Kau tidak perlu membayarku." Paling tidak Pal Kang punya kartu metro, maka mereka bisa naik kereta api bawah tanah untuk pulang.



Tapi, dalam kereta api ada seorang paman yang mabuk duduk di samping Kang Ha terus muntah..! ke seluruh tubuh Kang Ha. Kang Ha benar2 tidak tahu harus bagaimana, sudah cukup buruk mereka dikira pasangan suami isteri oleh penumpang yang lain, tapi sekarang benar2 mimpi buruk.

Love this scene so much..



Mereka mencari toilet lagi, Pal Kang mencuci jas Kang Ha di wastafel. Kang Ha mau membuangnya, tapi Pal Kang berkata Kang Ha akan membeku hanya dengan kemeja. (ehm begini ya..Kang Ha bawa credit card kan..mengapa Pal Kang ngga beli baju baru saja dengan kartu itu, Kang Ha dan Nam tunggu di toilet, ya udahlah..mungkin tokonya jauh.) Dan sayangnya pengering tangan di kamar mandi itu rusak, yang berarti Kang Ha harus mengenakan jas yang basah.


Kang Ha menggigil saat mereka turun ke stasiun subway, dan Pal KAng melihat penjual makanan, mereka harus makan kata Pal Kang agar hangat Pal Kang makan baso ikan dengan antusias. Pal Kang mencoba menyanjung Kang Ha, ia bicara dengan baby Nam, paman pengacara ini benar2 orang yang baik, mengapa? karena bahkan di hari mobilnya dicuri, ia membelikan kita baso ikan. Nanti kalau kau besar, kau harus menjadi orang yang baik seperti paman pengacara ya!


Ketika mereka sampai di luar, Pal Kang mau makan ddukkbokki (kue beras asam manis) juga. Kang Ha tidak berselera, tapi Pal Kang meneruskan dengan makan sundae (sosis babi), cumi goreng, dan mandoo (pangsit Korea, mirip2 kuo tie, pangsit isi daging cincang dan sayur ).

Kang ha bengong dengan selera makan Pal Kang. Setiap kali Kang Ha membayar sesuatu, Pal Kang mengatakan, "Kau bisa memotongnya dari gajiku."


Kang Ha mengingatkan Pal Kang bahwa bukankah tadi Pal Kang bilang bahwa ia tidak perlu membayarnya. Pal Kang tanya apa benar Kang Ha berniat tidak membayarnya.



Tapi Pal Kang semangat lagi saat ia melihat penjual ubi bakar. Adik2nya sangat menyukainya. Kang Ha pesan 5000 won, Pal Kang tanya penjualnya dengan nada yang membujuk, 5000 tidak akan dapat banyak, iya kan? Yah baiklah 5000 won saja. Kang Ha berkata, "Beli 10 ribu won."


Mereka berjalan pulang, Kang Ha menggigil, dan bersin. Dengan ngomel ia mengambil ubi dari tangan Pal Kang, yang bertanya, "Tidakkah kau merasa berterima kasih?" Kang Ha melihat Pal Kang dengan bingung, "Apa?"

Pal Kang : "Kau mungkin tidak pernah makan ubi bakar manis dari pedagang kaki lima sebelumnya. Kau akan mati tanpa mengetahui seperti apa rasanya, tapi aku sudah menunjukkannya padamu. Aku pikir kau akan merasa berterima kasih."
Kang Ha : "Popok dengan kotoran bayi, kehilangan mobilku, orang muntah di bajuku, berjalan kesana sini dengan baju basah di tengah musim dingin, ya, aku BENAR2 sangat bersyukur aku bisa mati."
Pal Kang, tertawa : "Meskipun kau bicara seperti itu, kau benar2 berterima kasih, kan? Jadi..tolong bayarkan gajiku!"
Kang Ha tidak bisa omong lagi.

Sesampainya di rumah, anak2 menikmati ubi bakar mereka. Mereka heran apa benar Kang Ha yang membelikan ini. Pa Rang membela Kang Ha dan berkata ia benar2 orang yang baik. Cho Rok membela Tae Kyu yang mengeluarkan lebih banyak uang untuk pizza dan ayam. No Rang berkata jika mereka hanya memikirkan uang, kalian materialistik. Jika kalian memikirkan perasaan maka Jun Ha yang paling baik.

This is so cute..

Kang Ha bersin2 di kamarnya, Pa Rang berjingkat masuk ke kamar Kang Ha, yang bergelung di dalam selimut. Pa Rang mengucapkan terima kasih pada Kang Ha karena membelikan ubi, dan ia melihat ekspresi Kang Ha, Pa Rang tanya apa ia sakit. Kang Ha berkata tidak, tapi jelas kelihatan ia sakit.

Pa Rang lari ke kakaknya dan berkata Kang Ha benar2 terlihat sakit, maka Pal Kang masuk dengan membawa teh hangat.


Kang Ha meminta Pal Kang pergi, dan ia menolak teh. Tapi Pal Kang merasa tidak enak dan masuk juga. Ia duduk di dekat Kang Ha dan minta agar Kang Ha minum teh hangat. Pal Kang berkata ia minta maaf karena menyebabkan lebih banyak masalah dengan penyesalannya. Misalnya, Pal Kang merasa menyesal tentang popok yang kotor, tapi berakhir dengan hilangnya mobil Kang Ha. Pal Kang merasa tidak enak mengenai malam ini dan ia tidak bisa omong lagi.


Pal Kang memegang dahi Kang Ha, dia merasa Kang ha demam. Kang Ha berkata bahwa ia tidak apa2 dan ia bisa pergi sekarang. Pal Kang jadi tidak berani mengganggu Kang Ha. Pal Kang menyiapkan kompres dingin untuk demam Kang Ha, tapi mondar mandir dan ragu untuk masuk ke kamar Kang Ha lagi, ia tidak mau membuat Kang Ha lebih kesal lagi.

Jun Ha pulang dan Pal Kang langsung minta tolong Jun Ha untuk membawakan kompres ke atas.

Jun Ha mau dan ia mengecek kakaknya, ia minta Kang Ha ke RS saja. Kang Ha merasa tidak perlu, Kang Ha melihat Jun Ha senyum. Jun Ha menjelaskan bahwa Kang Ha yang sering dipanggil Pria besi akhirnya terlihat sebagai manusia biasa sekarang.

Jun Ha ke dapur dan ia melihat Pal Kang menyiapkan air lemon, ekspresi Jun Ha sedikit berubah melihatnya memperhatikan Kang Ha. Jun Ha tanya, "Kau belum menyerah dengannya, benar kan?"

Pal Kang tidak menanggapi, ia berkata ia sudah bisa memikir dengan baik. Pal Kang hanya merasa tidak enak sudah menyebabkan banyak kesulitan pada Kang Ha hari ini. Pal Kang menjelaskan, "Aku tidak akan memikirkan yang lain2 sampai Nami lulus dari universitas. Saat aku masuk rumah ini, aku memotong rambutku di kamar mandi sauna dan memutuskan bahwa aku bukan lagi seorang wanita. Aku hanya seorang ibu sekarang."


Paginya, Kang Ha menemukan air lemon di samping tempat tidurnya, ia meminumnya. Ada surat di sampingnya, Kang Ha membacanya :

Dari Pal Kang : "Kalau aku sudah mendapatkan gajiku, aku akan membelikan vitamin yang benar2 bagus untukmu. Benar, kau bisa percaya padaku. Maka hari ini, aku minta maaf dengan air lemon ini."

Kang Ha senyum. Sementara itu Pal Kang menyiapkan bubur beras. Tapi Kang ha tidak memakannya, Kang Ha turun dan sudah berpakaian lengkap siap ke kantor. Kang Ha tidak membuang waktu dan langsung menuju pintu, Pal Kang mengikutinya dan berkata, "Kau pasti sangat membenciku karena membuatmu sakit." Kang Ha menjawab dengan menggerutu seperti biasanya, "Yah sepanjang kau menyadarinya."


Pal Kang tidak terlalu tersinggung, ia hanya berkata mengapa Kang Ha bisa semudah itu bicara kata2 kejam.

Kakek/ Presdir Jung sudah mendengar pesan terakhir melalui voice mail dari ayah Pal Kang dan ia putus asa mendengar bahwa keluarga Jin meninggal dalam kecelakaan mobil. Sekarang Presdir Jung sudah ingat lagi, ia pergi ke lingkungan lama tempat tinggal Pal Kang dan kali ini ia mengenali Man Soo dan tanya kemana Pal Kang pergi. Presdir Jung pergi saat mendengar bahwa Pal Kang pindah.

Ternyata Pal Kang juga ada di sekitar situ, ia menemui orang tua Man Soo untuk urusan polis asuransi mereka. Man Soo berkata pada Pal Kang bahwa Kakek Jung ada di sini mencarinya. Pal Kang langsung segera menyusul ke arah yang di tunjuk Man Soo.


Kakek Jung sudah pergi. Tapi saat Pal Kang menuju halte bus, dia melihat sosok familiar dan ia memanggilnya. Wajah kakek Jung menjadi cerah saat mengenali Pal Kang.

Wish A Upon Star (Episode 7)


Pal Kang pulang setelah mengatakan semuanya di kereta dan ia mendapati Tae Kyu menunggunya di luar. Ia pikir Tae Kyu terkunci atau mabuk, Ternyata Tae Kyu memang menunggu Pal Kang.


Tae Kyu berkeras memanggil Pal Kang dengan nama saja yang sebenarnya tidak pantas karena Pal Kang lebih tua. Pal KAng berkali2 minta Tae Kyu memanggilnya noona. Tapi malam ini ia merasa lebih baik dan ia menawarkan untuk berteman dengan Tae Kyu dan membiarkan Tae Kyu memanggil namanya saja. Tapi Tae Kyu menolak menjadi teman saja. "Menikahlah denganku, Jin Pal Kang! Aku mencintaimu!"

Tae Kyun menarik Pal kang dalam pelukannya dan Pal Kang menendang kaki Tae Kyu. Pal Kang memperingatkan Tae Kyu agar menghentikannya. ketika Tae Kyu berkeras mau memanggil Pal Kang dengan sebutan belahan jiwa dan menambahkan, Jika kau menikahiku, kau dapat tinggal di rumah ini bahkan setelah satu bulan, Pal Kang mengakui bahwa itu bukannya ide yang buruk. Tapi, ia sudah memiliki 5 anak dalam keluarganya , jadi, tidak, Pal Kang tidak akan menambah satu lagi beban. haha...

Jun Ha mendengarkan percakapan mereka dari dalam mobilnya. Jun Ha terlihat tidak nyaman dengan kejadian itu.

Paginya, Kang Ha terbangun dengan kaget, ia merasakan ada seseorang tidur di dekat kakinya. Ternyata Pa Rang! ia berjalan dalam tidur lagi dan ia bergumam, "Aku punya penyakit berjalan dalam tidur. Kuharap kau mengerti." lalu menguap dan ia kembali tidur dengan pulas.

Kakak beradik keluarga Jin juga menyadari bahwa Pa Rang menghilang dan mereka mencari ke seluruh tempat di mana Parang berada. Kang Ha mengatakan bahwa Pa Rang ada di kamarnya dan minta mereka memindahkannya. Ju Hwang biasa mendisiplin adik2nya dan ia siap2 untuk memukul Pa Rang, Pa Rang harus bisa menahan dirinya agar tidak masuk ke kamar Kang HA.


Ju Hwang mengejar Pa Rang yang lari mengelilingi ruangan, Pa Rang janji akan lebih baik tidak perlu memukul pantatnya, dan Pa Rang sembunyi di belakang Jun Ha yang masuk dan membela Pa Rang.

Jun Ha membawa Pa Rang keluar, Ju Hwang mengejar mereka ia tetap berniat mendisiplin Pa Rang. Tae Kyu muncul dan berkata pada pamannya, "Mengapa kau melakukan ini padaa anak2? Mereka lebih akrab dengan aku." Tae Kyu pikir mereka main2.


Ini adalah akhir pekan, Pal Kang menyiapkan sarapan roti bakar, karena lebih mudah baginya. Jun ha melihatnya dan berkata bahwa Kang Ha tidak makan makanan seperti in. Tapi sungguh mengherankan, Kang Ha biarpun sambil ngomel, menyantap sarapannya juga.


Pa Rang adalah anak yang paling polos, Pa Rang langsung berkata pada Kang Ha : "Paman, kak No Rang berkata bahwa paman yang lain itu tampan, dan adikku berkata bahwa kak Tae Kyu lebih tampan. Tapi aku pikir kau adalah yang terbaik. Sejujurnya, kau seperti Power Ranger! Dan kau juga pintar berkelahi kan?" (bwa..hahaha..power ranger..ranger apa..? merah ?)

Kedua gadis cilik itu mendekati Jun Ha dan Tae Kyu untuk terus mempromosikan kakaknya. No Rang mengejar Jun Ha dan mendesaknya untuk mengatakan seperti apa perasaannya pada Pal KAng, sementara Cho Rok menemui Tae Kyu dan tanya mengenai Pal Kang. Saat Tae Kyu berkata bahwa Pal Kang adalah belahan jiwanya dan mengaku bahwa ia sudah melamarnya, Cho rok benar2 senang sekali dan mengucapkan selamat pada kakaknya. Pal Kang dengan santai berkata bahwa Ju Hwang juga harus memukul Cho Rok.

Jun ha mencoba menghindari pertanyaan No Rang dengan sopan dengan melarikan diri dari rumah. Tapi no Rang terus menempelnya dan tanya mengenai kakaknya. Lalu, apakah Jun Ha tahu bahwa kakaknya memiliki kaki yang indah? Lihatlah! Kakinya benar2 ramping! (hehehe..)


Kang Ha heran mengapa rumah begitu sunyi. Kang Ha turun ke lantai bawah. Ju hwang berkata bahwa Pal Kang pergi belanja dengan yang lainnya, kemudian Ju Hwang segera berlari ke toilet, ia masih berjuang dengan konstipasinya (krg serat ya..). Kang Ha melihat Nam hampir jatuh dari atas meja, ia langsung menangkapnya, tapi kemudian Nam menangis karena lapar.

Kang Ha berteriak agar Ju Hwang segera keluar dan mengurus Nam, tapi Ju Hwang belum akan selesai dan ia memberi instruksi pada Kang ha bagaimana menyiapkan susu formula. Kang Ha benar2 kelabakan tapi ia bisa mengatasinya juga, tapi ia susah mengetes suhunya, Ju Hwang mengingatkannya agar mengetes dulu, jangan sampai terlalu panas.



Kang Ha mencoba mengocok botol susu ke mulutnya untuk mengetes suhunya, tapi justru menyemprot ke seluruh wajahnya. Kang Ha frustrasi, akhirnya ia menyedot susunya haha..bayi gede..Lalu Pal Kang datang dan ia melihat Kang Ha.



Pal kang berkata itu jorok. Kang Ha membela diri, ia hanya ingin mengecek suhunya, kemudian ia menyerahkan Nam pada Pal Kang. Kang Ha merasa kesal dan malu. Kang Ha mendengar kata2 Cho Rok yang membuatnya membeku, "Dia pasti tidak tahu bagaimana melakukannya. Aku kira pengacara seharusnya pintar." Pa Rang membela Kang Ha tapi justru lebih buruk, "Aku kira kami mirip."


Tae Kyu cekikikan melihat pamannya melakukan hal yang konyol, ia berkata bahwa karisma Kang Ha terpukul karena Pal Kang.

Malamnya, Pal Kang mempelajari buku panduan asuransinya sementara adik2nya tidur, tiba2 hidungnya berdarah. Pal Kang akan membersihkan hidungnya dan ia bertemu Jun Ha, yang menawarkan susu hangat padanya, lalu mereka duduk bersama dan ngobrol. Pal kang menyebutkan betapa berbedanya Jun Ha dan KAng ha. Jun Ha menjawab, "Wanita hanya menyukai kakakku." Pal Kang menjawab dengan loyalitas, "Itu karena mata wanita itu salah!" Tapi ia dulu juga salah satu dari para wanita itu, maka Jun ha tanya, "Kau juga?"


Jun ha berkata Pal Kang pasti terlalu keras bekerja sampai hidungnya berdarah. (Rule Kdrama, Hidung berdarah tanda terlalu keras bekerja, bukan indikasi kanker lo...) Pal kang menjawab, "Tapi kau tahu, aku merasa benar2 senang." Pal Kang tidak pernah mengalami hidung berdarah sebelumnya karena mengerjakan sesuatu.

Jun Ha mengerti, "Kau tahu bagaimana rasanya belajar sepanjang malam, lalu pergi ke sekolah dan bohong bahwa kau tertidur dan tidak belajar?" Pal Kang menyangkal, "Itu tidak pernah terjadi padaku." Jun Ha, "ya itu yang akan aku katakan, dan ketika aku pergi ke kamar mandi hidungku berdarah dan aku merasa baik karena itu berarti aku belajar dengan keras.'



Pal Kang janji akan menyimpannya sebagai rahasia juga. Pal KAng tertawa dan berkata mereka harus mulai membuat organisasi rahasia atau sesuatu dan lalu mengucapkan selamat malam. Saat mereka berpisah, Jun Ha berhenti dan melihat ke belakang pada Pal kang dengan pandangan serius, Jun Ha sadar ini adalah pertama kalinya ia melihat Pal Kang sebagai wanita dalam keadaan sadar.


Tugas berikutnya dari Boss Pal Kang adalah . "Biarkan mereka mengetahui bahwa kau bukan orang asing." Pelajaran dasar ini adalah cara boss-nya melatih Pal Kang dalam pekerjaannya, tidak mengikuti aturan2 spesifik tapi mengajarnya menjadi lebih tulus, meskipun Pal Kang bertanya-tanya bagaimana ia bisa mengerjakan tugas2 ini. (actually, Pal Kang benar2 beruntung, boss mana yang mau mengajar spt ini..ngasih hadiahnya gratis lagi.. )

Salah seorang rekan kerja Pal Kang, Jang Soo (yang naksir berat dengan Jin Ju), mendengar ada kesempatan kerja untuk Pal kang sebagai model. Pal kang cocok dengan pekerjaan itu. Pal Kang mengucapkan terima kasih atas perhatian Jang soo tapi ia menolak. Pal kang komitmen akan serius di bidang asuransi.


Kemudian ia mampir ke kantor salah satu klienya dan mendengar bahwa ayahnya meninggal. Pal kang datang ke pemakaman. Kliennya yang tidak mengharapkan kedatangan Pal KAng merasa heran. Pal kang bahkan tetap tinggal dan membantu beres2 setelah para tamu makan. (di Korea, kalo ada pemakaman, pasti juga ada makan2)


Pal kang jadi terlambat pulang ke rumah, jadi anak2 yang menyiapkan makan malam. Yang mengejutkan, mereka bagus juga melakukannya dan masakan mereka malah lebih enak dari masakan Pal kang! Kedua gadis cilik itu melayani Jun Ha dan Tae Kyu dengan istimewa, tapi tampaknya mereka tidak hanya mempromosikan kakaknya, tapi mereka jadi benar2 suka dengan Jun Ha dan Tae Kyu hehe. Jun ha merasa tidak enak dan bahkan Kang HA juga harus bersabar menghadapi pemujanya, yaitu Pa Rang!

Ada kejadian lucu, saat Tae Kyu pulang membawa bunga untuk Pal Kang yang tidak bisa ia berikan karena Pal Kang belum pulang. Maka Jun Ha mengira itu untuk ulang tahun Kang Ha, dan Kang Ha sudah tersenyum senang.yang langsung lenyap dari mukanya saat Tae Kyu berkata bunga ini untuk Pal kang.

Ketika Tae Kyu mengumumkan bahwa ia akan menikahi Pal Kang, Kang Ha membentak, "Kau berkata kau berhenti memakai obat2an!"

Klien Pal kang mengucapkan terima kasih dan meminta Pal Kang pulang. Pal kang berkata ia akan tinggal sebentar lagi sampai tamu2 pulang, dan ia melihat ibu kliennya duduk dan menangis sepanjang malam. Pal kang mendekatinya dan wanita itu berkata ia dan suaminya selalu bertengkar sepanjang waktu dan ia pikir ia akan merasa bebas kalau suaminya meninggal. Tapi sekarang tidak ada orang yang bisa ia ajak berkelahi, dan ia merasa kosong. Ada lagu lama yang selalu dinyanyikan suaminya dan Pal Kang mau menyanyikannya untuk wanita itu hanya ia tidak familiar dengan lagunya. Pal kang janji akan mempelajarinya dan menyanyi untuk wanita itu nanti.

Ketika Pal Kang sampai rumah, Pal Kang menemukan nasi dan paket sup rumput laut dengan catatan Jun Ha yang mengingatkannya bahwa besok adalah hari ulang tahun Kang Ha. Karena Pal kang mungkin capai, Jun Ha membeli sup sehari lebih awal. (Sup rumput laut biasa dinikmati saat sarapan di hari ulang tahun.) untuk membantu Pal kang.



Paginya, Pa Rang tidur lagi di tempat tidur Kang Ha. anak itu bergumam, ia minta maaf kemudian tidur lagi dengan nyenyak. Kang Ha menggerutu, "mereka semua berkata maaf, lalu tetap saja melakukan yang mereka suka." Tapi hari ini, Kang Ha menarik selimut dan menyelimuti Pa Rang! wow..


Ju Hwang mencari adiknya dan ia mau memukulnya lagi. Kang Ha meninggalkan ruangan dan membiarkan Ju hwang menegur Pa Rang. Ju Hwang marah dan berkata Pa Rang tidak boleh tidur di kamar Kang HA. Kang ha senyum mendengarnya tapi senyumnya lenyap saat Ju hwang berkata, Pa Rang harus hati2 dengan Kang ha karena Kang Ha bukan orang baik.

Pa Rang menjawab, "Tapi kupikir ia punya kepribadian yang baik." Kang ha senyum lagi..lalu lenyap lagi saat Ju Hwang membantah, bahwa Pa Rang tidak mempunyai selera memilih orang.



Saat sarapan, Kang Ha terlihat sangat senang dan bahkan ia tidak berusaha menyembunyikannya saat ia dihadiahi dengan sarapan istimewa di hari ulang tahunnya. Sebagai tambahan sup rumput laut, Pal Kang membuat japchae (tumis soun sayuran, aku suka buat ini juga cuma bayamnya ku ganti dg cai sim dan tambah udang, jamurnya jg ngga pake shitake tapi jamur kuping aja hehe.). Kang Ha mencicipinya...



Wajahnya segera berubah..yang mengatakan bagaimana rasanya...juga wajah yang lain. Pal Kang tidak merendam soun-nya dulu sehingga soun-nya keras haha.. (tapi Korean Japchae sebenarnya ngga pakai soun tapi sejenis soun dari tepung ubi, atau sama ya..)

Japchae...kaya soun goreng atau bihun goreng lah..


Di kantor, Pal kang minta Eun Mal untuk mengajarinya lagu yang disebut ibu kliennya. Pal Kang berlatih menyanyikan lagu itu. Jae Young jalan dengan Hun Ha dan menegurnya lagi dengan wajah dan nada menuduh.

Jun Ha merasa tidak ada tindakan Jae Young yang berlebihan. Tapi membandingkan Pal Kang dengan wanita gila, itu tidak adil. Kata Jae Young, "Ada seseorang yang lain yang seperti itu. Setiap kali aku melihat wanita itu atau Jin Pal KAng, aku benar2 kesal."

Pal Kang sudah menguasai lagu itu dan kembali ke upacara pemakaman (biasanya upacara pemakaman sekitar 3-7 hari) untuk mencari ibu kliennya. Ternyata wanita itu pingsan dan sekarang ada di RS. Maka Pal Kang dan baby Nan mengunjunginya ke RS.

Ju Hwang mendapatkan kerja paruh waktu seperti melayani klien dan bersih2. Ia berkata pada adiknya bahwa ia keluar dengan teman tapi No Rang yakin kakaknya bohong. Karena Ju Hwang tidak konsisiten, pertama ia berkata ia ada di perpustakaan, sekarang bersama teman? Pa Rang menebak, "Dia pasti ke perpustakaan, lalu pergi ke temannya." Cho Rok berkata Pa Rang pasti tidak tahu apa itu perpustakaan. Ia berkata itu tempat untuk membaca buku. Sekaarng Pa Rang mengerti keraguan saudaranya, "Buku?" Berarti kakaknya bohong, kemana kakak sebenarnya pergi? (guess what..membaca bukan kebiasaan keluarga ini..)

Jun ha membawa Kang Ha dan Tae Kyu merayakan ultah Kang Ha dengan minum2 dan juga membawa 3 wanita untuk duduk bersama mereka. Tapi ketiga wanita itu bukan hostes, mereka sesama pelanggan teman Jun Ha. Jun Ha sudah membuat janji dengan seorang diantaranya untuk menggoda Tae Kyu. Ini adalah cara untuk mengalihkan Tae Kyu dari pemikiran untuk menikahi Pal KAng.

Jun Ha menjelaskan tujuannya pada Kang ha, dan reaksi Kang ha : "Tapi kau bilang malam ini untuk aku." kang Ha cemberut. Jun Ha menjawab, "Ini karena harus bisa dipercaya."

Kang Ha tidak tertarik dengan wanita yang bergelayut di lengannya, maka ia keluar dan pergi lebih awal, tepat saat Jae Young tiba dengan membawa hadiah. Padahal Kang Ha sudah berkata pada Jae young, "Aku ini seorang pria. Aku bukan pria gila yang menghabiskan ulang tahunku dengan adik perempuanku." Kang Ha jelas2 menolak Jae Young, dan Jae Young selalu mengabaikan penolakan Kang Ha. Seperti malam ini, Kang Ha menerima hadiah Jae Young tapi ia tidak memerlukan Jae Young untuk menemaninya, jadi ia tetap pulang lebih awal.



Jae Young merasa sakit hati dan mulai mabuk. Paling tidak rencana Jun Ha berjalan sukses untuk Tae Kyu. Karena Tae Kyu tampaknya menyukai gadis yang ada di dekatnya, ia mabuk dan berkata bahwa gadis itu adalah belahan jiwanya dan ia melamar gadis itu. (berarti ini habit ya..)


Di rumah, Pa Rang jalan dalam tidurnya lagi dan masuk ke kamar Tae Kyu yang kosong. Pa Rang kemudian keluar ke ruang tamu, dimana ia main dengan dua benda yang berbahaya, pemantik api dan kembang api.

Pa Rang tanpa sadar menyalakan kembang api dan apinya menjilat sofa yang membuat Pa Rang terbangun dan mencoba memadamkan api dengan tangannya.

Untungnya Kang Ha masuk dan menarik pa Rang menjauh lalu ia memadamkan api dengan mantelnya. Pal Kang masuk beberapa menit kemudian dan langsung berlari ke arah adiknya, yang terisak dan mencari ibunya karena ketakutan.

Kang Ha berhasil memadamkan api, tapi ia menoleh dengan pandangan murka pada Pal KAng dan berkata, "Pergi segera. Sekarang juga! Keluar!"

Pal Kang sudah melihat jari2 adiknya yang terbakar, dan kemarahan Kang Ha memicu kemarahan Pal Kang. Dengan marah, Pal Kang menampar pipi Kang Ha.


Kang Ha berteriak bahwa rumah ini bisa saja terbakar, dan Pal Kang berteriak balik, "Adikku bisa saja mati, dasar brengsek tidak punya hati!"